Graha Mas Blok C-18, Jl. Raya Pejuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11530. Telp: (021) 5301390, 5481608. Fax: 5485523 (Lab), 5302107 (Mkt). info@abclab.co.id

Jenis Pemeriksaan

Layanan Telepon & Fax

TLP. C.S.(021) 530-1390
TLP. C.S.(021) 548-1608
FAX LAB.(021) 548-5523
FAX MKT.(021) 530-2107

Layanan Online


C.S. 1

C.S. 2

Afiliasi Kami

ABC Lab. (USA)
www.abclab.com
ABC Lab. (Philippines)
www.abclab.com.ph

Total Kunjungan Web

Peran Laboratorium Klinik dalam Program Anti-Penuaan

Penulis : Prof. Marzuki Suryaatmadja

Proses Penuaan tidak lagi diterima sebagai proses alamiah yang wajar tetapi sebagai suatu proses yang dapat diperlambat dan bahkan dipulihkan dengan program anti penuaan. Telah dikembangkan cabang ilmu kedokteran anti penuaan (anti-aging medicine).
Dalam program anti penuaan termasuk penggunaan hormon untuk pengganti / sulih dan juga sebagai penambah. Prinsip yang diantu adalah dengan mengembalikan kadar hormon ke tingkat optimum diharapkan dapat dicapai kondisi vitalitas optimum pula. Jadi walaupun usia kronologis sudah tua tetapi usia biologis lebih muda.
Dalam makalah ini dibahas beberapa aspek penggunaan hormon dalam program anti penuaan umumnya dan peran laboratorium klinik pada program anti penuaan khususnya serta lebih khusus lagi analisis hormon.

Proses Penuaan dan Program Anti Penuaan

Penulis : Prof. Marzuki Suryaatmadja

Proses penuaan (aging menyebabkan perubahaan baik anatomis maupun fisiologis yang berakibat didapatkan kemunduran fungsi organ, yang kemudian diikuti oleh penyakit. Oleh karena itu lanjut usia dicirikan dengan kemunduran fungsi organ disertai dengan penyakit jamak (multi organ disease). Ilmu kedokteran anti penuaan (anti-aging medicine) bertujuan dan berperan untuk memajukan kesehatan dan mengurangi penyakit. Dikenal usia kronologis dan usia biologis. Diharapkan usia biologis dapat dipertahankan lebih muda daripada usia kronologis, bahkan berusaha mencapai dan mempertahankan fungsi secara optimum.

Lipoprint : Cara Untuk Analisis Pola Lipid Darah

Penulis : Prof. Marzuki Suryaatmadja

Pada beberapa tahun terakhir ini telah diperkenalkan cara untuk memisahkan subfraksi lipoprotein dengan metode elektroforesis menggunakan jel poliakrilamid (polyacrylamide gel). Salah satu cara adalah dari Quantimetrix yang dikenal sebagai Lipoprint. Dengan cara ini dapat dipisahkan 12 fraksi, dimana ada 7 subfraksi LDL. Dengan demikian dari pola subfraksi lipoprotein yang dihasilkan dapat ditafsirkan dan dilaporkan apakah risiko rendah atau tinggi.