: Graha Mas Blok C-18, Jl. Raya Pejuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11530.       : Telp: (021) 5301390, 5481608. Fax: 5485523 (Lab), 5302107 (Mkt).       : info@abclab.co.id

Darah (Whole Blood)

Pemeriksaan yang paling umum menggunakan spesimen darah dengan antikoagulan adalah Darah Lengkap dan Gambaran Darah Tepi, yang harus diambil dengan tabung vakum bertutup ungu muda/lavender (antikoagulan EDTA). Pemeriksaan lainnya mungkin memerlukan spesimen darah dengan antikoagulan lain seperti heparin (diambil dengan tabung vakum hijau) atau sitrat (diambil dengan tabung vakum bertutup biru). Untuk lebih jelasnya, lihat persyaratan spesimen untuk masin-masing test.

Cara Pengumpulan :

  1. Ambil darah dengan volume yang sesuai untuk pemeriksaan yang diminta. Isi tabung sesuai dengan kapasitasnya (hingga mencapai tanda garis pada tabung). Volume darah yang kurang atau berlebih menyebabkan perbandingan darah dan antikoagulan yang tidak sesuai, sehingga dapat mempengaruhi / mengganggu hasil pemeriksaan.
  2. Setelah tabung terisi (sesuai kapasitas), segera campur darah dan antikoagulan dengan cara membolak-balikan tabung perlahan-lahan sebanyak 8 kali. Proses pencampuran ini harus dilakukan dengan segera dan sempurna karena jika tidak akan menyebabkan darah beku sebagian atau trombosit bergerombol (hanya tampak secara mikroskopik). Hal seperti ini akan menyebabkan hitung jumlah trombosit menjadi rendah palsu.
  3. Simpan spesimen pada suhu ruang atau pada suhu 2-8° C (lemari es) sebelum spesimen dikirim ke Lab ABC, kecuali ada persyaratan tertentu dari pemeriksaan yang diminta. Jangan pernah membekukan darah dengan antikoagulan (whole blood), kecuali diinstruksikan secara khusus.
  4. Untuk meminimalkan resiko hemolisis, jangan meletakkan spesimen darah (whole blood) kontak langsung dengan ice gel. Bungkus tabung yang berisi darah dengan tissue (yang cukup tebal), kemudian masukkan ke dalam plastik baru dan letakkan ice gel di sekitar spesimen.

Contact us on WhatsApp